Jerhemy Owen, lahir pada 29 April 2002 di Jakarta, adalah seorang konten kreator dan aktivis lingkungan yang dikenal luas di Indonesia. Dengan latar belakang pendidikan di bidang Teknologi Lingkungan dan Energi Terbarukan di Avans University of Applied Sciences, Belanda, Owen memanfaatkan platform media sosial untuk menyuarakan isu-isu lingkungan dan mendorong perubahan positif.
🎥 Menggunakan Media Sosial untuk Edukasi Lingkungan
Owen aktif membagikan konten edukatif mengenai lingkungan melalui akun TikTok dan Instagram-nya, dengan pengikut mencapai jutaan orang. Ia menyampaikan informasi tentang polusi, pengelolaan sampah, dan pentingnya menjaga kelestarian alam dengan cara yang menarik dan mudah dipahami oleh generasi muda.
🏞 Aksi Nyata: Mendaki “Gunung Sampah” Bantar Gebang
Pada Agustus 2024, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, Owen melakukan pendakian di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, yang dikenal sebagai “gunung sampah”. Aksi simbolis ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang permasalahan sampah dan pentingnya pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.
🌍 Kolaborasi dalam World Cleanup Day Indonesia
Owen juga berperan aktif dalam gerakan World Cleanup Day Indonesia, bekerja sama dengan berbagai influencer dan komunitas untuk membersihkan sungai Ciliwung di Bogor. Kegiatan ini melibatkan ratusan sukarelawan dan bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya sungai sebagai sumber kehidupan.
🧠 Edukasi dan Penyuluhan di Komunitas
Selain aksi lapangan, Owen juga memberikan penyuluhan kepada anak-anak dan masyarakat di sekitar TPA Bantar Gebang mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan prospek karier di bidang ilmu lingkungan. Kegiatan ini mencakup sesi interaktif, permainan edukatif, dan pembagian hadiah untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman.
Kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Media sosial dapat menjadi alat yang efektif untuk edukasi dan perubahan sosial, jika digunakan dengan bijak dan kreatif. Kolaborasi dan aksi nyata di lapangan memperkuat pesan dan dampak positif terhadap masyarakat.





